
Respon.id-Kulon Progo, Telah berdiri Green House (Rumah Kebun) Petik Melon di Desa Bugel, Kapanewon /Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi DIY. Tanah seluas 300 M2 tersebut oleh pemilik/pengelola Tri Ervin Andrianto dijadikan sebagai inovatif pertanian modern dengan konsep agrowisata. “Bak sekali dayung dua Pulau dua tiga pulau terlampaui”. Lantaran sekaligus memperkenalkan pertanian Pantai Bugel, agar menjadi destinasi wisata Desa. Dan dilahan seluas 300 M2 itu, ditanami sebanyak 1.500 pohon pada Agustus 2025 silam. Dan panen raya pada akhir Januari 2025 sebanyak 300 ton, terdiri dari beberapa varitas buah melon seperti, Sweet Lavender, Blus Lavender dan Sun Ray dengan ukuran relatif besar. Sedangkan harga tergantung beratnya, berkisar Rp.30.000-Rp.35.000/buah dengan bobot 1,5 kg-2 kg.

Sementara itu, pemilik sekaligus pengelola/pemilik wisata agrowisata dan pengurus Poktan (Kelompok Tani) Gisik Pranaji Bugel Tri vin Andrianto mengungkapkan, keberhasilan Green House Petik Pelon Bugel ini, berkat kerjasama dengan Poktan “Gisik Pranaji”, para ahli alumnus Vokasi UGM dan Pemkab Kulon Progo yang membantu modal sebesar Rp.350 jt, ungkapnya antusias. Lebih lanjut, bantuan Pemkab Kulon Progo tersebut dalam bentuk bangunan Green House, peralatan pertanian dan sarpras, imbuhnya. Wisata petik Melon seperti ini sangat berpotensi, sebab di Kabupaten Kulon Progo belum banyak destinasi agro wisata seperti ini, katanya lagi. Selamat dan sukses, Wisata agrowisata petik Melon Bugel ini bisa jadi inspirasi Desa lain, di Kabupaten Kulon Progo.(Res/R.01)

