Wednesday, 22/04/2026
| Ragam |
1 suka

Tani Merdeka Indonesia

Gelar Sosialisasi Program Ekosistem Dan Petani Gajian

Salah satu narasumber, tengah menjabarkan materi sosialisasi
Salah satu narasumber, tengah menjabarkan materi sosialisasi

Respon.id-Klaten, Elemen Tani Merdeka Provinsi Jawa Tengah, gelar kegiatan sosialisasi program Ekosistem Pertanian dan Petani Gajian di gedung Serba Guna Desa Ngaren, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 21/2/2026 malam. Kegiatan yang mendapatkan apresiasi dari kalangan Petani maupun stakeholder tersebut, bak “Pucuk dicinta ulam pun tiba”. Memantik antusias para petani, kegiatan ini dihadiri tak kurang dari 120 peserta, dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Bersinar ini. Turut hadir pada kegiatan sosialisasi, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Tengah dan para pengurus, Sekretaris DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Klaten, para tokoh petani, perwakilan Poktan dan Penyuluh Pertanian. Sedangkan sosialisasi program ekosistem pertanian dan Petani gajian ini, bertajuk “Pemahaman Ekosistem Pertanian Terintegrasi dan Implementasi Program” sebagai bentuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam kesempatan ini ditegaskan bahwa kolaborasi strategis antara Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah dengan stakeholder diantaranya BPR BKK Provinsi Jawa Tengah yang berperan dalam fasilitas pembiayaan bagi petani, PT.Jamkrida Provinsi Jawa Tengah sebagai penjamin kredit, PT. JTAB sebagai off taker yang akan menyerap hasil panen petani dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah yang berperan sebagai pengawas serta pendampingan program. Menurut Korlap Wilayah kerja Kabupaten Klaten Ja’far menyampaikan, kesiapannya dalam mengimplentasikan program tersebut.

Sementara itu, Ketua Program Petani Gajian Ferdo Darvin Mahendra kepada Wartawan Respon menjelaskan, bahwa program ini dirancang dengan pendekatan sistematis dan berkelanjutan, katanya optimis. Lebih lanjut kata Ferdo, kami memastikan setiap petani yang bergabung mendapatkan pendampingan, akses permodalan hingga keoastian pasar melalui skema off take. Ini solusi nyata untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, ujarnya lagi. Sedangkan Ketua Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Tengah Wawan Pramono dalam pernyataannya mengatakan, program ini merupakan langkah kongkrit dalam membangun kemandirian petani, katanya menggelegar.

Menurut Wawan Pramono lagi, program petani gajian bukan sekedar program, tetapi sebuah gerakan perubahan. Kita ingin petani memiliki kepastian penghasilan, ungkapnya antusias. Senada dengan yang lain, Ketua Koperasi Tani Merdeka Indonesia Eko Christanto menegaskan, pentingnya peran serta kelembagaan dalam mendukung keberhasilan program ini. Koperasi hadir sebagai penguat sistem mulai dari pembiayaan, distribusi sarana produksi hingga penyerapan hasil panen, katanya tegas. Untuk mengikuti perkembangan keberhasilan program “Tani Gajian” ini, sebaiknya kita ikuti saja. (Res/R.01)

Peserta, serius mengikuti penjelasan para narasumber.