Sabtu, 28 Januari 2023
Ragam
Label

Lapor Menteri Perdagangan Harga Beras Di Solo Raya Tinggi..

Grosir beras di pasar Colomadu..

Respon.id Surakarta,Dari hari ke hari,sudah berjalan 3 bulanan ini harga beras masih tinggi. Kendatipun Bulog Cabang Surakarta pernah melakukan operasi pasar di Kelurahan Kauman dan Kelurahan Pasar Kliwon,Kec.Pasar Kliwon,Kota Surakarta Kamis (26/1).Namun upaya tersebut tampaknya bertepuk sebelah tangan,terbukti dipasaran harga beras berbagai jenis masih tinggi.Rata-rata kenaikannya berkisar Rp.1.000 per kg nya..

Menurut salah satu pedagang grosir beras di pasar Colomadu,Kab Karanganyar yang belum lama ini dikunjungi Presiden Ir.Joko Widodo,Agus saat dikonfirmasi Wartawan Respon mengatakan, bahwa harga beras dipasar memang naik Rp.1.000/kg berbagai jenisnya,jelasnya.Senada dengan Agus, salah satu karyawan grosir beras di Pasarlegi,Solo menerangkan jika naiknya harga beras dipasaran bisa disebabkan faktor cuaca.Sehingga para petani gagal panen,ujarnya lugu..Berbeda dengan Kepala Bulog Pusat Budi Waseso,jika naiknya harga beras di pasaran dikarenakan ulah mafia beras..Sedangkan salah satu pemilik Warung makan di Pasar Kartasura,Sumiyati yang akrab dipanggil Inul itu menjawab pertanyaan Wartawan Respon,mengatakan bagi warungan kecil seperti ini,harga beras sekarang ini sangat memberatkan,terangnya. Lebih lanjut,warung tidak bisa menaikkan harga pada para pelanggan,tambahnya.Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Surakarta,Andy Nugroho,saat dikonfirmasi Wartawan Respon tidak bisa ditemui,karena sedang rapat,terang salah satu Satpam.(tim)…


Ormas Barasukma Ultimatum Bupati..

Panglima Rakyat Ormas Barasukma,Didik Rudiyanto,SH,MH..
Panglima Rakyat Ormas Barasukma,Didik Rudiyanto,SH,MH..

Respon.id Sukoharjo,Ormas Barasukma desak Pemkab Sukoharjo,karena dianggap lambat dan tidak tegas menghadapi tambang Galian C ilegal di 3 Kecamatan,masing-masing Kec.Weru,Kec.Tawangsari dan Kec.Bulu itu terdapat kisaran 15 titik tambang galian C dan yang punya ijin resmi hanya sejumlah 2 titik saja.Kendatipun beberapa waktu lalu,Bupati Hj.Etik Suryani,SE,MM bersama Forkompimda menutupnya.Tapi itu tidak semuanya ditindak,terbukti ketegasan Bupati hanya dipandang sebelah mata oleh para pelaku tambang galian C ilegal tersebut.Sementara itu disela-sela kegiatan Sukoharjo Bersedekah saat diminta tanggapan Wartawan Respon Panglima Rakyat Ormas Barasukma (Barisan Rakyat Sukoharjo) Didik Rudiyanto,SH,MH mengatakan,bahwa kurang tegasnya Pemkab Sukoharjo dimanfaatkan para pelaku tambang galian C ilegal,tuturnya prihatin.

Betapa tidak,sampai berita ini diekspose tambang-tambang ilegal itu masih saja beroperasi,katanya lagi.Lebih lanjut Didik Rudiyanto,SH,MH meminta Bupati lebih tegas,karena korbanya masyarakat sangat terdampak..Selain jalan-jalan rusak parah,polusinya sangat mengganggu masyarakat yang dilalui lalu lalang truck-truck tambang. Dan kami tunggu tindakan tegas Bupati Sukoharjo,jika sampai awal bulan Februari ini masih tidak ada tindakan,maka Ormas Barasukma bersama masyarakat terdampak akan menutup tambang-tambang ilegal itu,katanya semangat.(her)..

Print Friendly, PDF & Email