Minggu, 25 Juni 2023
Ragam
Label

Sudut Pandang

Politik Hingar Bingar Warnai Pilpres 2024

Istana Negara,yang diperebutkan.
Istana Negara,yang diperebutkan.

Respon.id Solo Raya,Politik hingar bingar/cadas sudah mulai terasa di bulan Juni 2024 ini.Rakyat tampak seperti dibuat bingung dan gamang,melihat sandiwara politik belakangan ini.Betapa tidak,ada pemeran protagonis maupun pemeran antagonis yang selalu membuat gaduh.Bak bola api,terus liar menggelinding tak tentu arah,dan jika dibiarkan tentu saja bisa membakar apa saja.Bayang-bayang politik identitas sudah didepan mata,itu jika dibiarkan liar.Untuk itu,negara harus sigap dan tegas,jangan biarkan para pemeran antagonis tersebut terus beraksi diatas panggung sandiwaranya.

Survey telah membuktikan saat Pilgub DKI Jakarta 5 tahun silam.Akibat dibiarkan hampir saja membelah persatuan dan kesatuan warga DKI Jakarta waktu itu.Sedangkan akibat ulah para pemain sandiwara politik ini,selalu membuat rakyat yang pemikirannya dangkal banyak yang nyaris hanyut oleh pola pikir para pemain yang hingar bingar. Bahkan pendaftaran Bacapres yang dibuka pada 19 Oktober-25 November 2024 mendatang,hiruk pikuknya sudah mulai kita rasakan.Yang tak kalah serunya,ada politisi salah satu penggagas mengusung Anies sebagai Bacapres 2024 elit Partai pengusung Anies jadi tersangka karena melakukan korupsi 8 T,itupun masih saja dianggap kriminalisasi politik.

Padahal itu jelas-jelas tindak pidana korupsi,yang sudah barang tentu harus diproses hukum sampai ke sel-selnya uang korupsinya mengalir. Sementara itu,setelah PDIP merekomendasikan Bacapres Ganjar Pranowo pada 21 April 2024 (bertepatan dengan hari Kartini) lalu membuat peta politik menjadi riuh,riuh yang pertama Partai Nasdem yang sebelumnya mendeklarasikan Bacapres Anies Baswedan, lalu disusul Partai Gerindra menunjuk Ketumnya Prabowo Subiyanto sebagai bacapresnya,semakin liar bola api menggelinding.

Namun sayang seribu kali sayang,sampai sekarang ini Partai besutan Surya Paloh itu “bak telur diujung tanduk”. Ambisinya mendeklarasikan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut,sebagai gerakan politik “nggege mongso” (bertindak sebelum waktunya) dan sikap jumawa dan arogansi para petualang politik itu yang membuat rakyat bersikap apatis serta acuh atas gerakan Surya Paloh.

Sedangkan dari ketiga Bacapres 2024 PDIP Ganjar Pranowo,Partai Gerindra Prabowo Subiyanto dan Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan hanya Ganjar dan Prabowo yang punya kans besar memperoleh dukungan dari para calon pemilih dalam memperebutkan kursi goyang di Istana Negara.Hal itu disebabkan,rakyat lebih suka dan tertarik dengan capres yang primbumi serta nasionalis.Kerja nyata tidak banyak kata.Rupanya Anies Baswedan dianggap kontrovesi serta pemeran antagonis.Survey elektabilitas memang bukan menjadi ukuran capres bakal memenangkan pertarungan politik kelak,namun rakyat menanggapi tingginya elektabilitas adalah barometer untuk menang dipertarungan tersebut.

Belum lagi hilang dari ingatan,muncul kepenatan dengan panggung sandiwara politik dan terjeratnya elit partai pada mega korupsi di Kemenkominfo,muncul lagi giri-giri Politik dari kelompok.BSH (Barisan Sakit Hati) maupun gelandangan politik seperti Amien Rais dan konco-konconya yang akrab dengan panggilan Sengkuni dan kelompoknya itu,akan people power dan akan acak-acak kota Solo ternyata hanya prank politik,tapi sudah membuat gaduh dan mengancam me nggulingkan pemerintahan Jokowi yang sah,itu sudah bisa dianggap upaya makar.Sudah barang tentu rencana itu melanggar hukum dan seharusnya diproses hukum.Apalagi sudah ada yang melaporkan Amien Rais dan kroninya ke Polda Jawa Barat, seperti Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi dan Pancasila belum lama ini,misalnya.

Dan tidak menutup kemungkinan akan ada lagi kelompok-kelompok lain yang bakal melaporkan ke Polisi, prank politik yang membuat gaduh kondusifitas Republik ini.Tak hanya itu,bahkan berpengaruh pada sendi-sendi kehidupan.Rakyat sudah muak dengan ulah para BSH yang tak jelas muasalnya. Menurut kalkulasi politik nantinya ada dua kandidat bacapres yang mendapatkan dukungan yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.Dan Ganjar lah yang mempunyai kans menang dalam pertarungan tersebut.Semoga.(red)

Print Friendly, PDF & Email